Dedi Rezki Kandi
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo
Abd. Hadid Rahman Ulfa
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo
Muhardi Mustafa
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo
Keywords: Cadangan, Faktor Keamanan, Nikel Laterit, Pit limit
ABSTRACT
Rancangan merupakan faktor penting dalam menentukan kebutuhan peralatan penambangan dan syarat teknis untuk mencapai tujuan serta tatanan teknis suatu pekerjaan pertambangan. Dalam kegiatan penambangan terbuka, perancangan pit limit menjadi tahapan krusial yang perlu memperhatikan kondisi geoteknik maupun geometri lereng agar operasi penambangan dapat berjalan secara aman dan efisien. Ketidakstabilan lereng dapat menimbulkan risiko keselamatan sekaligus kerugian ekonomi yang signifikan, sehingga analisis faktor keamanan lereng menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses perancangan tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan geometri lereng penambangan yang aman serta merancang pit limit penambangan berdasarkan jumlah cadangan yang tersedia. Metode analisis faktor keamanan lereng diterapkan untuk mengevaluasi kestabilan lereng pada berbagai kondisi geometri yang mungkin diterapkan di lapangan. Berdasarkan hasil analisis faktor keamanan lereng, diperoleh geometri jenjang yang aman dengan tinggi jenjang 6 meter, lebar jenjang 2 meter, serta kemiringan jenjang sebesar 60°. Parameter geometri ini selanjutnya digunakan sebagai acuan utama dalam perancangan pit. Rancangan pit limit kemudian disesuaikan dengan nilai cut-off grade perusahaan yang ditetapkan sebesar 1,2% guna memastikan bahwa material yang ditambang memenuhi batas ekonomis minimum. Berdasarkan estimasi cadangan, diperoleh total cadangan ore sebesar 480.235 ton. Dengan mempertimbangkan nilai mining recovery sebesar 90%, jumlah cadangan ore yang dapat tertambang berdasarkan pit limit yang dirancang adalah sebesar 432.211 ton. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dalam perencanaan penambangan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
REFERENCES
Adnannst, M. D. G. (2015). Rencana rancangan tahapan penambangan untuk menentukan jadwal produksi PT. Cipta Kridatama Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Prosiding Teknik Pertambangan, 2, 87–91.
Arif, I. (2021). Geoteknik tambang. Gramedia Pustaka Utama.
AASHTO. (2011). A policy on geometric design of highways and streets (6th ed.). American Association of State Highway and Transportation Officials.
Bargawa, W. S. (2018). Perencanaan tambang (Edisi ke-8). Kilau Book.
Bishop, A. W. (1955). The use of the slip circle in the stability analysis of slopes. Géotechnique, 5(1), 7–17. https://doi.org/10.1680/geot.1955.5.1.7
Bowles, J. E. (1984). Physical and geotechnical properties of soils (2nd ed.). McGraw-Hill.
Das, B. M. (2010). Principles of geotechnical engineering (7th ed.). Cengage Learning.
Dzakir, L. D., Dullah, M., Prianata, L. D., Yudha, W., Kurnia, L. M. H., Kadar, M. I., Shaddad, A. R., Amir, M. K., Ambarasari, I. K., & Aldiyansyah. (2023). Teknis penambangan nikel. CV. Tohar Media.
Fourie, A. B., & Dight, P. M. (2009). Slope stability of open pit mine slopes. Proceedings of the International Symposium on Rock Slope Stability in Open Pit Mining and Civil Engineering, 1–22.
Hack, R., Price, D., & Rengers, N. (2003). A new approach to rock slope stability – a probability classification (SSPC). Bulletin of Engineering Geology and the Environment, 62(2), 167–184. https://doi.org/10.1007/s10064-002-0155-4
Hakam, A. (2016). Stabilitas lereng dan dinding penahan tanah. Universitas Andalas Press.
Hardiyatmo, H. C. (2003). Mekanika tanah II. Gadjah Mada University Press.
Hasan, B. M., & Heriyadi, B. (2020). Analisis balik kestabilan lereng tambang batubara Pit RTS-C sisi barat WUP Roto-Samurangau PT. Kideco Jaya Agung. Bina Tambang, 5(1), 74–84. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/mining/article/view/10761
Hoek, E., & Bray, J. W. (1981). Rock slope engineering (3rd ed.). Institution of Mining and Metallurgy.
Hustrulid, W. A., Kuchta, M., & Martin, R. K. (2013). Open pit mine planning and design (3rd ed.). CRC Press.
Imana, Y., Anshari, E., Saputra, I., & Ambarsari, I. S. (2023). Perancangan pit dan sequence penambangan nikel PT. Adhikara Cipta Mulia Desa Marombo Pantai Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Riset Teknologi Pertambangan, 3(2), 57–68.
Indrawan, I. G. B., & Tohari, A. (2016). Kestabilan lereng tanah pada kondisi jenuh air akibat hujan. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, 7(1), 1–15.
Kennedy, B. A. (2009). Surface mining (2nd ed.). Society for Mining, Metallurgy, and Exploration.
Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Penambangan yang Baik. (2018). Kementerian ESDM Republik Indonesia.
Kramadibrata, S., & Wattimena, R. K. (2011). Mekanika batuan. ITB Press.
Lano, M., Riswan, & Rauf, A. (2018). Rancangan geometri lereng penambangan batubara berdasarkan analisis kestabilan lereng. Jurnal Geomine, 6(2), 56–63. https://doi.org/10.33536/jg.v6i2.234
Nugroho, A. H., & Wibowo, S. (2019). Analisis kestabilan lereng dengan metode Bishop pada tambang nikel laterit. Jurnal Rekayasa Pertambangan, 3(1), 12–21.
Nur, I., & Mulyadi, D. (2020). Perancangan pit limit penambangan nikel laterit menggunakan perangkat lunak Surpac. Jurnal Teknologi Mineral, 8(2), 45–54. https://doi.org/10.24114/jtm.v8i2.16823
Nurhayati, S., & Prasetyo, A. (2021). Estimasi cadangan bijih nikel laterit dengan metode ordinary kriging. Jurnal Geosains dan Teknologi, 4(1), 30–38.
Pranata, H., & Yulhendra, D. (2021). Rancangan pelaksanaan eksploitasi nikel pada Blok X PT. Paramitha Persada Tama Desa Boenaga Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Bina Tambang, 6(5), 218–231.
Rosidi, D. (2018). Analisis probabilistik kestabilan lereng dengan metode Monte Carlo. Jurnal Teknik Sipil, 25(2), 103–112. https://doi.org/10.5614/jts.2018.25.2.3
Sidiq. (2019). Perencanaan desain tambang. Elje Branding.
Sundari, W. (2012). Analisis data eksplorasi bijih nikel laterit untuk estimasi cadangan dan perancangan pit pada PT. Timah Eksplomin di Desa Baliara Kecamatan Kabaena Barat Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) Periode III.
Terzaghi, K. (1943). Theoretical soil mechanics. Wiley.
Wesley, L. D. (2012). Mekanika tanah untuk tanah endapan dan residu. Andi Offset.
Wesseloo, J., & Read, J. (2009). Acceptance criteria. Dalam J. Read & P. Stacey (Eds.), Guidelines for open pit slope design (hlm. 221–236). CRC Press/CSIRO.
Wibawa, A., Anshari, E., Saputra, I., & Ambarsari, I. S. (2024). Rancangan pit dan sequence penambangan bijih nikel pada Pit B Blok Mangrove PT. Indrabakti Mustika Site Lameruru. Jurnal Riset Teknologi Pertambangan, 4(1), 1–13.
Wyllie, D. C., & Mah, C. W. (2004). Rock slope engineering: Civil and mining (4th ed.). Spon Press.
Zakaria, Z. (2009). Model prediksi gerakan tanah berdasarkan karakteristik hujan dan geometri lereng. Bulletin of Scientific Contribution, 7(1), 1–14
PUBLISHED
2026-06-28
ISSUE
Vol. 7 No. 1 (2026)
PAGES
1–16
SECTION
Articles
LICENSE
Copyright (c) Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral
HOW TO CITE
Kandi, D. R., Ulfa, A. H. R., & Mustafa, M. (2026). Rancangan Pit Limit Penambangan Bijih Nikel Berdasarkan Analisis Geoteknik pada Blok X PT. Wijaya Inti Nusantara. Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.19184/jeneral.v7i1.60010