Emanuel Grace Manek
Program Studi S1 Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Jember
Hafids Galant Amirrul
Program Studi Magister Teknik Geologi, Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Mochammad Hasmannoor Rachman
Program Studi Magister Teknik Geologi, Departemen Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Keywords: Nitrat, Klorida, fecal coliform, Sumber Mrutu, Lumajang
ABSTRACT
Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur secara administratif terletak pada lereng gunung api Bromo sehingga memiliki banyak mata air. Salah satu mata air tersebut adalah mata air Mrutu yang terletak di bagian timur Gunung Bromo dengan debit 1.750 Liter/detik yang potensi menjadi penyedia air melalui SPAM regional dimasa yang akan datang selama kuantitas dan kualitasnya sesuai dengan peruntukannya. Oleh karena itu dilakukan fokus kajian pada sumber pencemar yang berpotensi mendegradasi kualitas mata air Mrutu dan sekitarnya. Pengambilan sampel mata air untuk mengetahui kandungan nitrat, ion klorida dan bakteri fecal coliform pada air tanah dilakukan sebanyak 10 sampel di sekitar wilayah mata air Mrutu. Rata-rata rasio nitrat dan klorida pada air tanah di daerah penelitian berada pada rasio 3:1. Sebagian besar nitrat yang terdapat pada air tanah di daerah penelitian berasal dari feses, sumber dari feses tersebut dapat berasal dari kebocoran pada sistem sanitasi pada rumah, adanya peternakan, dan penggunaan pupuk yang berbahan dari feses hewan pada area perkebunan dan tegalan/ladang yang juga berperan besar juga dalam pencemaran dikarenakan wilayah penelitian yang masih jarang pemukiman dan didominasi oleh wilayah perkebunan dan ladang.berdasar pada kelas air dalam PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Peyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup maka MA 13, MA 19 melebihi ambang batas kelas I. Perlu di perhatikan bahwa selain di MA 16 dan MA 26 yang mengandung fecal coliform yang < 1,8 teridentifikasi mengandung fecal coliform sehingga pemberlakuan zona perlindungan mata air perlu diimplementasikan.
REFERENCES
Clark, I. (2015). Groundwater geochemistry and isotopes. CRC Press.
Feachem, R. G., Bradley, D. J., Garelick, H., & Mara, D. D. (1983). Sanitation and disease: Health aspects of excreta and wastewater management. John Wiley & Sons.
Fetter, C. W., Boving, T., & Kreamer, D. (2018). Contaminant hydrogeology: Introduction to risk and drinking water (3rd ed.). Waveland Press.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Lampiran peraturan direktur jenderal pengendalian daerah aliran sungai dan hutan lindung tentang perlindungan mata air. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kresic, N., & Stevanovic, Z. (2010). Groundwater hydrology of springs: Engineering, theory, management, and sustainability. Elsevier.
Manek, E. G., dkk. (2021). Mass transport modelling of total organic carbon in groundwater to determine the location of petroleum fuel pollutant sources in the area of Jlagran, Yogyakarta City, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 851, 012024. https://doi.org/10.1088/1755-1315/851/1/012024
Pemerintah Kabupaten Lumajang. (2025). Lumajang membuka pintu kepemimpinan bagi ASN kompeten dan dedikatif. Portal Berita Lumajang. https://portalberita.lumajangkab.go.id/main/baca/aXGKeo9y
Pitts, M. W., & Alfaro, C. (2001). Springs and bottled waters of the world: Geologic/hydrogeologic setting and classification of springs. Springer.
Putra, D. P. E. (2007). The impact of urbanization on groundwater quality: Case study in Yogyakarta City, Indonesia (Doctoral dissertation). RWTH Aachen University.
Suroso, S. P. (2017). Penyelamatan sumber mata air bagi kehidupan. Dinas Kehutanan dan Perkebunan.
Pemerintah Kabupaten Lumajang. (2023). Peraturan daerah Kabupaten Lumajang nomor 4 tahun 2023 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Lumajang tahun 2023–2043.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan pemerintah nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. (2025). Kunker ke Lumajang: Ketua DPD RI siap perjuangkan air bersih dan rehabilitasi pascabencana. https://www.dpd.go.id/daftar-berita/kunker-ke-lumajang-ketua-dpd-ri-siap-perjuangkan-air-bersih-dan-rehabilitasi-pascabencana
Gempur News. (2019). Studi kelayakan SPAM Sumber Mrutu dan KKMA optimalkan kebutuhan air bersih. https://www.gempurnews.com/2019/06/19/studi-kelayakan-spam-sumber-mrutu-dan-kkma-optimalkan-kebutuhan-air-bersih/
Lumajang Satu. (2019). Cak Thoriq atasi kesulitan air bersih utara dan Sumber Mrutu dilirik. https://lumajangsatu.com/baca-10280-cak-thoriq-atasi-kesulitan-air-bersih-utara-dan-sumber-mrutu-dilirik
Perumda Tirta Mahameru. (2025). Sumber air PDAM Kabupaten Lumajang. https://tirtamahameru.co.id/sumber